“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Republik Indonesia melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan atas kepercayaan yang diberikan kepada lembaga kami. Terima kasih juga kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar atas dukungan dan pendampingannya sehingga program ini dapat berjalan dengan baik,”
SINDOSOLONEWS.COM | KARANGANYAR – Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar Tahun 2026 resmi ditutup. Acara penutupan Program PKW ini digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar Kamis, (23/07/2026). Diikuti oleh sejumlah Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di Kabupaten Karanganyar yang terdaftar didalam Program PKW Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar 2026.
Menjadi salah satu upaya nyata dalam mencetak generasi wirausaha baru sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat. Salah satu lembaga yang menjadi sorotan adalah LKP VAN (Lembaga Kursus dan Pelatihan Virna Aurella Nurochmad) pimpinan Agusvirna Henny Ekosaputri, SH., MM., yang berhasil membekali peserta tidak hanya dengan keterampilan, tetapi juga dukungan peralatan usaha sebagai modal awal anak didiknya berwirausaha.
Kegiatan penutupan program yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar itu dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, pengelola lima LKP penyelenggara, peserta didik, serta para tamu undangan.
Perwakilan Bupati Karanganyar dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar Hendro Prayitno menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program tersebut. Menurutnya, kolaborasi lima LKP menjadi bukti bahwa pendidikan nonformal mampu mengambil peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Hari ini ada lima LKP yang telah melaksanakan program pelatihan dan menutup kegiatan bersama para peserta didik. Harapannya, ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan di tengah masyarakat sehingga memberikan manfaat, baik bagi peserta maupun lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan salam dan apresiasi dari Bupati Karanganyar kepada seluruh peserta, penyelenggara, serta pihak yang telah mendukung terselenggaranya program PKW Tahun 2026.

LKP Van Fokus Cetak Wirausaha Baru
Pimpinan LKP Van Agusvirna Henny Ekosaputri, SH., MM., mengungkapkan bahwa lembaganya mendapat kepercayaan menyelenggarakan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan.
Pada program tahun ini, LKP Van membina 20 peserta didik melalui pelatihan intensif selama 250 jam pelajaran (JP). Tidak hanya memperoleh materi dan praktik, setiap peserta juga mendapatkan bantuan perlengkapan usaha berupa catok rambut, hair dryer, mesin multi fungsi (MM), serta bahan usaha sebagai bekal untuk memulai usaha secara mandiri.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Republik Indonesia melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan atas kepercayaan yang diberikan kepada lembaga kami. Terima kasih juga kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar atas dukungan dan pendampingannya sehingga program ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Agusvirna pimpinan LKP Van.
Menurutnya, bantuan peralatan tersebut menjadi nilai tambah karena peserta tidak hanya dibekali keterampilan, tetapi juga memiliki modal awal untuk langsung membuka usaha setelah lulus dari pelatihan.
Bantuan Usaha Jadi Modal Awal Alumni
Selain pelatihan, peserta PKW juga menerima bantuan usaha yang secara simbolis diserahkan pada acara penutupan. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat lahirnya pelaku usaha baru di Kabupaten Karanganyar.
Sinergi LKP dan Pemerintah Dorong Pertumbuhan UMKM
Dengan sinergi pemerintah, lembaga kursus, dan masyarakat, Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha 2026 diharapkan tidak berhenti pada pelatihan semata, melainkan mampu melahirkan generasi wirausaha yang mandiri, produktif, dan berdaya saing sehingga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (Obie/r.)








