SURAKARTA – Universitas Duta Bangsa (UDB) Surakarta melalui Fakultas Hukum dan Bisnis (FHB) meluncurkan program magang atau kerja praktik tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan keterkaitan antara dunia pendidikan tinggi dan kebutuhan industri.
Program ini ditandai dengan pelepasan mahasiswa dari Program Studi S1 Hukum dan S1 Bahasa Inggris pada Senin (6/4/2026). Para peserta akan menjalani magang di sejumlah instansi mitra yang tersebar di wilayah Solo Raya, Semarang, hingga Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penempatan mahasiswa dilakukan secara terstruktur sesuai bidang keilmuan. Mahasiswa hukum diarahkan ke lembaga peradilan dan institusi penegak hukum, sementara mahasiswa Bahasa Inggris ditempatkan pada sektor yang berkaitan dengan komunikasi internasional, termasuk industri penerjemahan, pariwisata, serta program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).
Koordinator Kerja Praktik FHB UDB Surakarta, Aris Hidayatulloh, menyatakan bahwa program ini dirancang untuk memperkuat konsep link and match antara perguruan tinggi dan dunia kerja.
“Magang menjadi instrumen penting untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri serta mampu beradaptasi di lingkungan profesional,” ujarnya.
Selain memperluas jejaring kemitraan, program ini juga diarahkan untuk mendorong peningkatan kualitas lulusan, khususnya pada bidang sosial humaniora yang membutuhkan keseimbangan antara kemampuan akademik dan keterampilan praktis.
Pada tahun ini, FHB UDB Surakarta juga memperluas cakupan sektor penempatan magang. Mahasiswa tidak hanya ditempatkan di lembaga konvensional, tetapi juga pada sektor berbasis jasa profesional dan program internasional guna meningkatkan kapasitas komunikasi lintas budaya.
Dosen pembimbing, Dr. KRA. Suratno, menilai pelaksanaan magang pada awal tahun akademik memberikan ruang optimal bagi mahasiswa untuk mencapai target pembelajaran berbasis praktik.
“Pengalaman lapangan menjadi bagian penting dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan implementatif sesuai standar kurikulum terbaru,” katanya.
Sejumlah instansi mitra menyambut positif program tersebut. Kolaborasi ini dinilai memberikan manfaat timbal balik, baik dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa maupun kontribusi terhadap kinerja lembaga melalui ide dan pendekatan baru.
Melalui program magang 2026, UDB Surakarta menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang adaptif, kompeten, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.














