Kemarau Panjang Mengancam, Menteri PU Pastikan Air Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Tetap Aman

banner 120x600

Wonogiri – Pemerintah memastikan pasokan air Waduk Gajah Mungkur di Kabupaten Wonogiri tetap aman untuk menghadapi musim kemarau 2026 yang diprediksi berlangsung lebih panjang akibat fenomena El Niño.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan bahwa ketersediaan air waduk masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan irigasi pertanian seluas 25.000 hektar lahan sawah di wilayah tersebut.

“Pasokan air masih dalam kondisi aman dan terkelola sesuai perencanaan untuk mendukung kebutuhan pertanian masyarakat,” ujarnya saat melakukan peninjauan langsung di Waduk Gajah Mungkur.

Waduk yang memiliki luas genangan sekitar 9.000 hektar ini menjadi salah satu sumber utama pengairan di wilayah selatan Jawa Tengah. Selain untuk irigasi, waduk juga memiliki peran strategis dalam pengendalian banjir dan penyediaan air baku.

Kepala Divisi Jasa ASA Perum Jasa Tirta I Wilayah Sungai Bengawan Solo, Astria Nugrahany, menyampaikan bahwa kondisi tinggi muka air waduk saat ini masih sesuai dengan skenario operasi yang telah direncanakan.

“Ketersediaan air masih cukup memadai dan telah diatur agar dapat memenuhi kebutuhan para pemanfaat, khususnya sektor pertanian,” jelasnya.

Distribusi air dari Waduk Gajah Mungkur dilakukan melalui jaringan irigasi utama, yakni Saluran Colo Barat dan Colo Timur, yang mengairi puluhan ribu hektar lahan pertanian di wilayah hilir.

Sementara itu, berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung lebih lama hingga Desember 2026. Kondisi ini menuntut pengelolaan sumber daya air dilakukan secara optimal dan berkelanjutan.

Sebagai langkah antisipasi tambahan, pemerintah juga membuka kemungkinan penerapan operasi modifikasi cuaca (OMC) atau hujan buatan apabila diperlukan untuk menjaga stabilitas pasokan air.

Upaya ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di tengah ancaman kekeringan akibat perubahan iklim global.