Syawalan Kulon Progo 2026: Dandim, Wabup dan Forkopimda Hadir dalam Pengajian Ahad Pagi

Syawalan Kulon Progo 2026 di Aula Adikarta dihadiri Dandim 0731 Kulon Progo
banner 120x600

KULON PROGO – Komandan Kodim (Dandim) 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dyan Niti Sukma, S.I.P., M.Han., menghadiri kegiatan Syawalan dan Pengajian Umum Ahad Pagi yang digelar di Aula Adikarta, Kompleks Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kulon Progo, Minggu (29/3/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sebagai bagian dari momentum halal bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah untuk mempererat silaturahmi antar unsur pemerintah dan masyarakat.

Ketua Pengajian Ahad Pagi, Asnawi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam terselenggaranya acara tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan syawalan tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga sarana untuk saling memaafkan dan memperkuat ukhuwah.

“Melalui momentum ini, kita membuka lembaran baru yang lebih bersih dan mempererat tali persaudaraan. Semoga membawa berkah bagi kita semua,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo, H. Ambar Purwoko, A.Md., menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta pengajian. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas nama jajaran pemerintah daerah.

“Kami berharap kegiatan ini membawa keberkahan. Pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Bayu Satriyo Wicaksono, S.Ag., mengingatkan bahwa memaafkan sesama tidak harus menunggu momen Idul Fitri. Ia mengajak jamaah untuk senantiasa menjaga keikhlasan dan kelapangan hati dalam kehidupan sehari-hari.

“Tidak ada manusia yang sempurna. Ketika kita saling memaafkan, maka hidup akan terasa lebih damai dan tenteram,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara, serta mengingatkan orang tua untuk mengawasi penggunaan gadget pada anak-anak agar tidak berdampak negatif terhadap tumbuh kembang mereka.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ikrar syawalan dan jabat tangan yang dipimpin oleh Tri Murdono, sebagai simbol saling memaafkan antar peserta.

Secara keseluruhan, acara Syawalan dan Pengajian Umum Ahad Pagi ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta meningkatkan pemahaman spiritual masyarakat pasca Idul Fitri 1447 Hijriah.