Sekolah Unggulan Kunci Cetak Kader Berkemajuan.

banner 120x600

SINDOSOLONEWS.COM | SOLO – Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo, Jawa Tengah yakni Sri Sayekti, menegaskan pentingnya warga sekolah memahami visi misi sekolah.

Hal tersebut disampaikannya dalam dialog interaktif Dinamika Pendidikan di Studio Radio Mentari FM. Ikut membersamai Humas Dwi Jatmiko, Rabu (08/04/2026).

Dalam dialog tersebut, Sayekti menegaskan bahwa sekolah yang berdiri sejak 1935 ini mempunyai visi mewujudkan lembaga pendidikan unggul kompetitif dengan sumber daya insani yang bertakwa dan berakhlaq mulia.

“Menguasai IPTEK, sehat jasmani dan rohani, berwawasan global, peduli lingkungan hidup melalui terciptanya Profil Pelajar Pancasila yang Berkemajuan,” ujarnya.

Ia menjelaskan sekolah unggulan kunci cetak kader berkemajuan dengan membaca fenomena yang terjadi saat ini dan wacana keilmuan ke depan.

Sebagai contoh sekolah yang berada di Jalan Kartini Nomor 1 Ketelan Barat Pura Mangkunegaran ini mengimplementasikan bagaimana program sekolah dengan model pembelajaran mendalam.

Pendekatan pembelajaran mendalam mendorong anak didik untuk memahami materi secara konseptual sekaligus mampu mengaitkannya dengan konteks kehidupan nyata.

Dalam implementasinya, sekolah model memiliki sejumlah tugas strategis.

“Di antaranya membentuk tim kerja khusus untuk mengawal pelaksanaan program, mengintegrasikan konsep pembelajaran mendalam serta teknologi digital ke dalam kurikulum sekolah, serta mengembangkan berbagai proyek pembelajaran inovatif yang melibatkan peserta didik secara aktif,” bebernya.

Selain itu, sekolah juga didorong untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, kontekstual, dan menggembirakan.

“Para guru akan tergabung dalam kelompok belajar khusus untuk memperkuat kompetensi dalam penerapan pembelajaran berbasis koding dan kecerdasan artifisial. Agenda sekolah hari Jumat kita gelar kegiatan PMO yaitu project management office sekolah model PM KKA, lalu hari Sabtu workshop pembelajaran mendalam, koding dan kecerdasan artificial, menjadi fondasi transformasi Pendidikan dan ekosistem pembelajaran masa depan,” urainya.

Untuk mempertahankan sekolah unggul, pihaknya selalu berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Majelis Pendidikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surakarta untuk selalu memanejemen dari ruh sisi kurikulum dan akademik.

“Integrasi kurikulum bagaimana mengombinasikan kurikulum merdeka, dan kurikulum ISMUBA yaitu AlIslam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab. Menerapkan kurikulum internasional seperti Cambridge untuk mata pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, dan Sains. Lalu, Bilingual bagaimana proses pembelajaran menggunakan bahasa pengantar ganda (Indonesia dan Inggris/Arab) untuk mempersiapkan siswa menghadapi komunikasi global,” pungkasnya.

(Obie/r./Dwi Jatmiko)